Mitra Lembaga

Rumah YAPEKA merupakan lembaga non-profit yang memilki spesialisasi Konservasi Alam dan Pemberdayaan Masyarakat dengan memperkenalkan alam melalui aktivitas kegiatan alam terbuka dalam berbagai bentuk yang merupakan program untuk mengenalkan keanekaragaman hayati di Indonesia sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya kelestarian dan kelangsungan hidup biodiversitas yang ada didalamnya.

Rumah Pemberdayaan Masyarakat dan Pendidikan Konservasi Alam (Rumah YAPEKA) menaungi 3 sub-organisasi legal yaitu Yayasan Pemberdayaan Masyarakat dan Pendidikan Konservasi Alam (Yayasan YAPEKA), Perkumpulan Pemberdayaan Masyarakat dan Pendidikan Konservasi Alam (Perkumpulan YAPEKA) dan PT. Jelajah Bumi Semesta.

Rumah YAPEKA menjadi suatu wadah bagi anggota organisasi untuk mengembangkan diri dan mencapai profesionalisme kerja melalui berbagai program-program yang mengedepankan pembangunan masyarakat dan konservasi alam.

Rumah YAPEKA melalui 3 sub-organisasi telah bermitra baik dengan pemerintah, sektor swasta, Universitas, Lembaga Swadaya Masyarakat dan Lembaga Internasional.

 

Yayasan Kanopi Indonesia merupakan lembaga nirlaba yang memiliki bidang utama dalam lingkup pelestarian keanekaragaman hayati baik flora dan fauna, baik itu penelitian yang berbasis ekologi maupun upaya pemanfaatan keanekaragaman hayati, yang dapat diterapkan pada masyarakat, serta upaya-upaya penyebarluasan informasi tentang keanekaragaman hayati.

Java Nira adalah sebuah konsultan pengembangan pariwisata berkelanjutan. Sebagai sebuah entitas bisnis berbasis sosial, Java Nira percaya dalam menjalankan bisnis harus mengedepankan peningkatan kualitas hidup masyarakat, pelestarian budaya, sekaligus melindungi lingkungan. Java Nira berdiri untuk mengupayakan solusi pembangunan yang memberi manfaat secara sosial dan lingkungan melalui pariwisata berkelanjutan.

Indonesia Dragonfly Society is an organization who focus on creating the existence of the biodiversity of dragonflies and damselflies as our natural heritage.

WRC Jogja was founded in June 2010 by YKAY (Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta) foundation which works closely with the Princess of Yogyakarta. We are an NGO animal rescue centre based in the small, traditional village of Sendangsari of the Kulon Progo district, West Yogyakarta. It’s approximately 1 hour drive from Adisutjipto International Airport, Yogyakarta. We are a sanctuary for a variety of Indonesian wildlife that have been saved from the illegal pet trade within the island of Java.